Cara Mempromosikan Produk Baru Kepada Konsumen

By | February 15, 2017

cara mempromosikan produkProduk baru membutuhkan promosi agar calon konsumen dapat mengenalnya. Produk baru ini tentu saja belum banyak dikenal masyarakat, bahkan mungkin memang produk tersebut baru saja diluncurkan. Untuk itu terkadang membutuhkan biaya lebih besar dari pada saat promosi produk yang sudah masyarakat kenali. Sebagaimana diketahui bahwa cara mempromosikan produk baru ini harus lebih giat dari pada produk lama.

Bagaimana Cara Mempromosikan Produk Baru Agar Dikenal Konsumen?

Riset pasar sangat dibutuhkan saat akan memasarkan produk baru. Produsen harus tahu mana target pasar yang tepat untuk produk baru yang dibuatnya. Produsen harus jeli melihat kondisi pasar yang ada. Apakah produk tersebut sesuai dengan kebutuhan konsumen atau tidak? Produsen harus peka terhadap reaksi pasar saat produk baru tersebut diluncurkan. Karena, percuma jika produk yang dibuat sudah sangat bagus dan sempurna menurut Anda tetapi ternyata kurang dinikmati pasar. Lebih baik, membuat produk yang sederhana tetapi sangat dibutuhkan pasar. Cara mempromosikan produk baru selanjutnya akan mudah jika sudah mengetahui apakah  produk tersebut diterima atau tidak di pasaran.

Buatlah strategi promosi secara offline maupun online. Secara offline, produk bisa kita pasarkan melalui brosur, pamflet, membagikan sampel kepada calon konsumen, atau baliho dengan mencantumkan spesifikasi dan keunggulan dari produk baru tersebut. Secara online, banyak media yang bisa dimanfaatkan misalnya media sosial seperti Facebook, Instagram ataupun Twitter, serta website dan portal belanja online yang sekarang sedang digemari oleh masyarakat. Promosi secara online ini bisa meminimalisir anggaran pemasaran karena hanya membutuhkan akses internet. Cara ini akan lebih efektif karena jaringan internet dapat menghubungkan masyarakat luas bahkan seluruh dunia, sehingga potensi pelanggan yang akan tertarik semakin besar. Buatlah agar masyarakat mengenal produk yang dijual. Cara mempromosikan produk yang berikutnya adalah menempatkan produk pada tempat yang tepat sesuai target pasarnya. Misalnya produk alat gambar untuk anak- anak, tim pemasar bisa langsung menyasar sekolah taman kanak-kanak di mana akan banyak anak yang tertarik untuk membelinya.

Related posts: