Review Contoh Teks Anekdot

By | January 17, 2017

contoh teks anekdotBerikut merupakan salah satu contoh teks anekdot terbaru:

Pada suatu siang yang terik di dalam bis kota yang penuh sesak, terjadi dialog antara dua pemuda. Terlihat pemuda pertama (PP) mengeluarkan rokok dan tanpa ragu menyulutnya. Hal ini tentu membuat pemuda kedua (PK) merasa tidak nyaman.

PK        : “Sudah lama merokok, Mas?”

PP        : “Ya sudah dua puluh tahun, Mas, bagaimana?”

PK        : “Eng, sehari habis berapa bungkus?”

PP        : “Dua bungkus cukup.”

PK        : “Begini, Mas, saya beri gambaran, dengan harga sebungkus rokok itu sepuluh ribu rupiah, Mas sudah merokok selama dua puluh tahun artinya 365 hari dikalikan 20 dikalikan 2 kali sepuluh ribu mas, atau sama saja dengan 146 juta Mas. Sudah cukup untuk beli mobil lho, Mas.”

PP        : Berhenti merokok lalu menghembuskan gumpalan asap rokoknya, “Begini Mas saya kasih gambaran juga, Mas sekarang usianya berapa?”

PK        : Agak bingung, “28 tahun Mas.”

PP        : “Sama dengan saya. Tidak merokok?”

PK        : menggeleng sambil tersenyum mantap

PP        : “Lha kalau Sampeyan saja yang tidak merokok masih naik bus bau begini, mobilnya kemana Mas? Tabunganmu yang 146 juta itu kamu taruh mana?”

Mengulas Contoh Teks Anekdot

Cerita di atas merupakan salah satu contoh teks anekdot yang cukup familiar di tengah masyarakat. Pada dasarnya, teks anekdot digunakan sebagai bahan lelucon yang berupa sindiran kepada orang lain tanpa menimbulkan kontroversi di tengah masyarakat. Selain berupa dialog percakapan antara dua tokoh, teks anekdot bisa juga berupa cerita dongeng mapun dengan gambar yang lucu. Intinya, teks anekdot harus menimbulkan gelak tawa bagi para pembacanya.

Sekarang ini sejak bebasnya masyarakat untuk menyalurkan aspirasi, banyak dijumpai contoh teks anekdot dalam kehidupan sehari-hari. Kadangkala teks yang dimuat di berbagai media baik cetak maupun elektronik. Hal ini sangat membantu masyarakat dalam mempelajari tata Bahasa Indonesia secara luas. Mereka tidak perlu membeli buku atau pergi ke perpustakaan untuk mempelajari hal tersebut. Selama koneksi internet tersedia, mereka dapat mengakses halaman ini kapan saja dan dimana saja.

Related posts: