Tanda Tubuh Kurang Serat

By | January 18, 2017

tips kesehatanMemiliki tubuh yang sehat tentunya merupakan sebuah anugerah bagi setiap manusia. Dimana dalam tubuh kita yang fit tentunya dapat dengan mudah melakukan aktivitas apa saja. Terkadang sakit yang mendadak terjadi ketika kita sedang dituntut melakukan pekerjaan tertentu. Dengan demikian aktivitas pun akan terganggu. Dalam hal ini tentunya kita sendiri juga harus bisa mengenal tubuh kita secara baik. Dimana deteksi dini diperlukan supaya kita bisa melakukan pencegahan sebelum sakit. Diantara kita tentunya tidak semua peka akan gejala yang timbul. Dan kebanyakan menganggap bahwa gejala tersebut dengan remeh padahal apabila dibiarkan akan bisa memperburuk kesehatan kita.

Deteksi Secara Dini Kekurangan Serat Tubuh

Memiliki tubuh kurang sehat sebenarnya bisa dideteksi secara dini tanpa harus ke dokter terlebih dahulu. Terkadang gejala-gejala kecil merupakan sebuah sinyal bahwa ada yang tidak beres pada tubuh kita. Misalnya saja kita bisa melihat apakah tubuh kita sedang fit atau tidak dengan mengetahui bentuk feses. Memang terdengar janggal memang namun apabila dilihat dari hubungannya tentu saja ada. Dimana sistem pencernaan kita bisa dideteksi dengan hanya mengetahui bentuknya saja. Apabila feses Anda berbentuk keras dan kecil hal tersebut bisa menandakan bahwa tubuh Anda kekurangan asupan serat. Jika bentuk yang ideal memanjang tentunya berbeda apabila Anda memiliki bentuk feses yang kecil layaknya batu kerikil. Solusinya tentu saja dengan memakan asupan makanan yang mengandung serat tinggi.

Selain itu mengindikasi terjadi gangguan pencernaan berikutnya bisa dengan tanda-tanda setelah makan. Apabila Anda masih saja merasa lapar padahal baru saja menghabiskan satu piring bisa jadi itu adalah pertanda Anda mengalami gangguan dalam saluran pencernaan. Dan kemudian Anda juga mengalami perut kembung. Kondisi demikian sangatlah memungkinkan bagi tubuh Anda untuk mendapatkan asupan makanan berserat yang lebih. Apalagi seringnya kondisi mengantuk setelah makan juga salah satu indikasinya. Oleh karena itu pentingnya mengonsumsi makanan yang berserat seperti sayur-sayuran beserta buah-buahan bisa Anda lakukan. Mungkin saja kekurangan makanan berserat diakibatkan karena kebiasaan buruk Anda dalam mengonsumsi makanan.

Related posts: